Langsung ke konten utama

yang seharusnya menemani



Bismillah, untuk ini mulai denganprasangka baik terhadap seluruh manusia terhadap seiman kita umat islam, kita yakinkan semua bahwa setiap orang mempunyai harapan tertentu. dan untuk menuju harapan itu pasti ada jalan. perbincangan kita kali ini berkaitan dengan harapan, cara/jalan, lalu apa hasilnya??? (tapi yang lebih spesifik)
kita bicarakan tentang amanat manusia (cewe).
mengulang sedikit pada harapan, pastinya harapan selalu ada, tapi apakah cara itu akan menyampaikannya pada harapan yang hakiki  itu??. yang terjadi di antara akhwat2 sekarang mereka membuka auratnya, mempertontonkannya dengan sengaja, ini tentu saja sudah tidak asing lagi di mata kita.  tapi hal yang kecil ini yang akan kita bicarakan, bisa menyebabkan akibat yang besar.
ikhwat filah,,,(
2 helai kain, satu pasang = kaos kaki  (جورب) yang seharusnya menemani itu, bisa menghantarkan kalian menuju neraka. muslimah indonesia banyak yang meninggalkannya, lihat saja mereka!!! memang benar badannya tertutup baju, menutup kepalanya dengan kerudung tapi apa?? 2 pasang kaki bagian bawah masih berjalan tanpa penutup, tanpa pakainnya.  akhwat indonesia seakan menyepelakan sepasang kaos kaki itu, padahal mereka akan melaporkannya. 
selalu muncul pertanyaan di benak saya., #kadang-kadang sih
apa maksud perempuan tidak menggunakan kaos kaki, membiarkannya terbuka? apakah menontonkan keindahan kakinya bersama sandal bagus atau sepatu keren? ataukah karena memakainya menjadikan panas? bukankah api dari kompor lebih panas daripada  memakai itu? mungkin karena ingin mencoba panasnya neraka suatu saat nanti?? na'udzu bi llah..

setiap hujjah mereka untuk tidak memakainya, pasti tidak ma'qul dengan agama islam , setiapa alasannya selalu ada lawan kalimat yang menjatuhkan alasan itu, alasan apa lagi coba??

1. untuk gaya? untuk model?? agar terlihat..??? itu justru akan merusak keindahannya karena tidak tertutup, terbukanya itu akan membuat segala yang ada diluar mengenai keindahan itu dan merubahnya, justru itu tertutup agar lebih terjaga.
2. gengsi?? 
       1. justru menjadi aneh, dan kita menjadi unik, yang unikan pasti di cari2, lagian memakainya juga ga ada yang salah.
       2. bukan aneh memakainya, jika memang teman kalian muslim, justru yang aneh bukan yang memakainya, tapi yang tidak memakai itu aneh, apakah sudah tau bagaimana islam??

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teruntuk Pemuda (Special Edition)

Tidak berlebihan setiap tokoh selalu menjatuhkan beban masa depan bangsa kepada pemuda. Terlalu banyak nilai dari kisah yang mengagumkan dengan menonjolkan seorang pemuda menjadi sosok manusia super (superman). Seakan segala kondisi disebabkan oleh pemuda dan akan dituntaskan oleh pemuda juga. Fenomena pemuda seperti cerita hero (jagoan), menarik dibicarakan karena hero akan bertemu lawan yang sepadan pada masanya. Dan pemuda tinggal memilih posisi mana yang akan ia perankan.
Islam tidak main-main jika berbicara pemuda. Kisah ashabul kahfi Allah swt sampaikan kepada Rasulullah sebagai motivasi bagi pemuda saat itu. Bagi seorang muslim harus meyakini bahwa salah satu pertanyaan kepada anak Adam pada hari kiamat kelak adalah “tentang masa mudanya dimana dia usangkan?”. Rasulullah saw berpesan, “manfaatkan 5 perkara sebelum 5 perkara; waktu muda mu sebelum datang waktu tua mu...”.
Pemuda memiliki berbagai karakteristik yang menonjol, kondisi ini menjadikan dirinya dominan dalam belahan hi…

Surat Kecil untuk Pejuang Ilmu

Surat Kecil untuk Pejuang Ilmu
Oleh : Azhar Fakhru Rijal
Wahai para pejuang ilmu...
Apa yang kalian pikirkan dengan perpisahan?
Bukan jarak, hubungan atau canda tawanya
Tapi sejauh mana kita bersama
Saat dunia terasa menjepit langkah kita
Wahai para pejuang ilmu...
Sekalipun jangan pernah salahkan ilmu yang menjauhkan
Karena sejatinya ilmu menyatukan kita semua
Ilmu bukan barang murah, jangan mau mendapatkannya gratis
DR Adian Husaini berpesan "Jika menuntut ilmu adalah jihad, maka apa yang kita keluarkan untuk menuntut ilmu adalah jihad"
Wahai para pejuang ilmu...
Jangan pula takut ditinggal orang-orang tercinta
Sesungguhnya kita tidak pernah tahu mereka kecuali Allah dan Rasulnya
Maka dari itu permintaan manusia tidak boleh terbelah oleh dunia
Biarkan kebaikan kita menjawab kebaikan Tuhan
Wahai para pejuang ilmu...
Bangunan, tanah dan kebahagiaan bukan hanya kenangan
Namun sebuah ingatan yang kalian sendiri akan menguburnya
Saya katakan, jangan sekali- kali melemparnya se…

Kasus Terorisme: Permainan dalam Definisi

Jumat (15/3) Kabar mengejutkan kini muncul dari Christhruch, Selandia Baru. Media dipenuhi dengan berita penembakan yang 2 masjid di Christhruch, yaitu Al-Noor dan masjid lainnya di Linwood. Salah satu pelakunya telah dikonfirmasi bernama Brendon Tarrant, warga negara Australia. Namun, seperti yang sering kita amati, penggunaan istilah teroris selalu menimbulkan banyak pertanyaan. Pasalnya sejauh pemantauan, awal-awal berita ini muncul minim sekali media menyebutnya sebagai teroris. Baru setelah beberapa jam selanjutnya istilah teroris bermunculan di media berita. Mungkin sebagian orang tidak mempermasalahkan istilah-istilah tersebut. Namun, psikologi masyarakat tergerak berdasarkan opini yang ada. Kita tidak perlu sepenuhnya meyakini ada dalang di balik semua kejadian atau isu konspirasinya. Sebab realita penggunaan beberapa istilah menimbulkan banyak kejanggalan. Termasuk makna teroris yang bisa saja disalahgunakan sebab definisinya yang ambigu dan syarat kepentingan. Hal ini wajar m…