Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2015

Kesederhanaan Sebuah Cita-cita

Antologi Cerpen Muda 18 FLP Jakarta

Cuaca tenang di pagi yang indah ini, disertai hembusan angin yang menusuk dan kicauan burung pipit yang bersamaan dengan suara pijakan kaki yang semakin mendekat. “ini de, kopi susunya.” Ujar bibi pembantu padaku, sesuai dengan minuman pagi favorit ku, sambil melihat lambaian daun pisang kesana kemari dan rintikan hujan yang mulai membesar ku minum kopi susu itu, sampai terdengar suara gelinding kursi roda yang kian lama semakin mendekatiku, ku lihat sosok yang sudah berumur tua, kulit keriput yang terlihat terang dengan senyumannya, entah itu pertanda senang atau sedih, karena apapun yang terjadi beliau selalu dalam keadaan tersenyum. “kamu nggak tidur ki, biasanya kalo pagi dingin gini udah mimpi kan? Hhe” Tanya kakek sambil senyum. “hha, bisa aja kek, Rizki lagi merenung aja ni,” balasku, sambil berharap kakek menanyakan akan apa yang aku renungkan.  “ohh, renungin apa ki? Ga biasanya serius gini, hhe” Tanya kakek lagi seperti biasa dengan senyuman…

Pedoman Hidup Manusia

dakwatuna.com – oleh azhar fakhru rijal

 Kebutuhan manusia terhadap petunjuk adalah hal yang tidak bisa diingkari. Perlu pelurus dan “guide” dalam penuhnya liku di dunia ini. Tentunya demi mencapai tujuan kita akhirat kelak, sambil tidak melupakan kehidupan dunia. “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi” (QS. Al Qashshash: 77).

Ghoyah akbar dalam Islam adalah akhirat. Walaupun ada perintah untuk tidak melupakan kehidupan dunia, tapi segala hal duniawi harus tertuju pada ghoyah (tujuan) akbar. Karenanya lah dunia butuh pemandu demi menggandeng umat manusia kepada jalan yang lurus menuju akhirat (surga). Dan Allah yang Maha Mengetahui atas segala sesuatu sudah, memberi itu dalam bentuk kitab yang tidak ada keraguan di dalamnya (Alquran) .QS 2 : 2.

Sebagai manusia yang memiliki fitrah untuk selalu berada dalam masalahat. Maka sudah seharusnya mereka sadar akan kebutuhann…

Lirik Lagu "Kun Anta" (Ejaan Bahasa Indonesia)

 Kun Anta - Humood AlKhudher
Liujarihim, qoldat tu zohiru ma fihimPabadautu shakhson a-khar, kai atafa-khar,Wa zonan tu ana, anni bizalika huztu ghina,Fawajad tu anni kha-sir, fatilka mazohir,
La la,La nahtajul ma-la,Kai nazdada jama-la,Jauharna huna,Fi qalbi talala,La la,Nurdhin nasi bima-la,Nardhohu la na ha-la,Za-ka jamaluna,Yasmu yataa’laOh Wo Oh (6x),Kun anta tazdada jamala (2x)
Attaqabbalhum, anna-su lastu qalliduhum,Illa bima yurdhi-ni, kai urdhi-ni,Sa akunu ana, mithli tamaman hazana,Fakona a’ti takfini, za-ka yaqi-ni,
La la,La nahtajul ma-la,Kai nazdada jama-la,Jauharna huna,Fi qalbi talala,La la,Nurdhin nasi bima-la,Nardhohu la na ha-la,Za-ka jamaluna,Yasmu yataa’laOh Wo Oh (6x)Kun anta tazdada jamala
Saakunu ana, man ardho ana, lan asa’ la liri dhohum,Waakunu ana, ma ahwa ana, ma-li wama liridhohum,Saakunu ana, man ardho ana, lan asa’ la liri dhohum,Waakunu ana, ma ahwa ana, lan ardho ana biridhohum
La la,La nahtajul ma-la,Kai nazdada jama-la,Jauharna huna,Fi qalbi talala,La la,N…