Langsung ke konten utama

Mulailah Dari Hal Kecil !


Begin from your self !" Sebuah frasa yang sering terucap dan didengar dalam proyek perubahan. Frasa ini juga menandakan akan pentingnya sebuah niat. Apa tujuan kita, ada tujuan besar ada tujuan kecil. Ada prioritas ada yang harus kita korbankan.

Resiko mungkin akan sedikit kita rasakan, tapi itu baik. Disebut manusia tertinggal, kuno entah apalah. Tapi kita berbicara prinsip. Mengapa kita berhijab di pantai, gunung. Itulah prinsip kita kepada Allah. Mengapa kita sholat di gunung, pantai. Begitu kita menjaga amanah. Kasarnya bujukan-bujukan dari mereka tidak memiliki peran sedikitpun karena kita bergerak berdasarkan niat.

Selain frasa diatas ada hal yang sering diacuhkan. "Mulailah dari hal kecil" sebuah kalimat yang dianggap remeh. Dia seperti tangga kecil yang hina di bawah eskalator. Padahal tanpa tangga kecil,kita takan sampai ke eskalator.

Jika kalian berbicara perubahan. Lalu melanjutkannya dengan "memulai dari diri sendiri". Maka formula terkecil adalah mulailah dengan hal kecil". Inspirasi ini muncul di setiap membaca biografi seorang yabg sukses, atau film biografi. Diantara mereka selalu saja tidak melupakan hal-hal kecil yabg biasanya kita anggap remeh. Belum lama ini"Rudy Habibie" cukup memberi ide perihal memulai dari hal kecil. BJ Habibie sudah membiasakan berfikir keras meskipun hal itu terlihat mustahil.
Cobalah mulai dari yang kecil meski hanya sebatas berfikir. Mulai membuang sampah oada tempatnya, membaca, menulis. Mulai menghilangkan dendam dan menjadi pemaaf. Mulai bergerak meski dalam organisasi kecil dan kumuh. Syiar ini memang kecil, tapi segelintir orang sedang melihat kita.
Mulailah dari diri sendiri dan mulai dari hal kecil.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teruntuk Pemuda (Special Edition)

Tidak berlebihan setiap tokoh selalu menjatuhkan beban masa depan bangsa kepada pemuda. Terlalu banyak nilai dari kisah yang mengagumkan dengan menonjolkan seorang pemuda menjadi sosok manusia super (superman). Seakan segala kondisi disebabkan oleh pemuda dan akan dituntaskan oleh pemuda juga. Fenomena pemuda seperti cerita hero (jagoan), menarik dibicarakan karena hero akan bertemu lawan yang sepadan pada masanya. Dan pemuda tinggal memilih posisi mana yang akan ia perankan.
Islam tidak main-main jika berbicara pemuda. Kisah ashabul kahfi Allah swt sampaikan kepada Rasulullah sebagai motivasi bagi pemuda saat itu. Bagi seorang muslim harus meyakini bahwa salah satu pertanyaan kepada anak Adam pada hari kiamat kelak adalah “tentang masa mudanya dimana dia usangkan?”. Rasulullah saw berpesan, “manfaatkan 5 perkara sebelum 5 perkara; waktu muda mu sebelum datang waktu tua mu...”.
Pemuda memiliki berbagai karakteristik yang menonjol, kondisi ini menjadikan dirinya dominan dalam belahan hi…

Surat Kecil untuk Pejuang Ilmu

Surat Kecil untuk Pejuang Ilmu
Oleh : Azhar Fakhru Rijal
Wahai para pejuang ilmu...
Apa yang kalian pikirkan dengan perpisahan?
Bukan jarak, hubungan atau canda tawanya
Tapi sejauh mana kita bersama
Saat dunia terasa menjepit langkah kita
Wahai para pejuang ilmu...
Sekalipun jangan pernah salahkan ilmu yang menjauhkan
Karena sejatinya ilmu menyatukan kita semua
Ilmu bukan barang murah, jangan mau mendapatkannya gratis
DR Adian Husaini berpesan "Jika menuntut ilmu adalah jihad, maka apa yang kita keluarkan untuk menuntut ilmu adalah jihad"
Wahai para pejuang ilmu...
Jangan pula takut ditinggal orang-orang tercinta
Sesungguhnya kita tidak pernah tahu mereka kecuali Allah dan Rasulnya
Maka dari itu permintaan manusia tidak boleh terbelah oleh dunia
Biarkan kebaikan kita menjawab kebaikan Tuhan
Wahai para pejuang ilmu...
Bangunan, tanah dan kebahagiaan bukan hanya kenangan
Namun sebuah ingatan yang kalian sendiri akan menguburnya
Saya katakan, jangan sekali- kali melemparnya se…

Kasus Terorisme: Permainan dalam Definisi

Jumat (15/3) Kabar mengejutkan kini muncul dari Christhruch, Selandia Baru. Media dipenuhi dengan berita penembakan yang 2 masjid di Christhruch, yaitu Al-Noor dan masjid lainnya di Linwood. Salah satu pelakunya telah dikonfirmasi bernama Brendon Tarrant, warga negara Australia. Namun, seperti yang sering kita amati, penggunaan istilah teroris selalu menimbulkan banyak pertanyaan. Pasalnya sejauh pemantauan, awal-awal berita ini muncul minim sekali media menyebutnya sebagai teroris. Baru setelah beberapa jam selanjutnya istilah teroris bermunculan di media berita. Mungkin sebagian orang tidak mempermasalahkan istilah-istilah tersebut. Namun, psikologi masyarakat tergerak berdasarkan opini yang ada. Kita tidak perlu sepenuhnya meyakini ada dalang di balik semua kejadian atau isu konspirasinya. Sebab realita penggunaan beberapa istilah menimbulkan banyak kejanggalan. Termasuk makna teroris yang bisa saja disalahgunakan sebab definisinya yang ambigu dan syarat kepentingan. Hal ini wajar m…