Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2016

Kepingan Rindu (Sahabat)

hujan ada karena bersama mengarungi bahtera alam raya dunia yang tak paham siapa kita langit mulai mendung bersama kita terpecah sisakan tawa dan air mata menjadi awal sebuah rindu ohh, kawan.. denyut nadi menembus singgasana lama mulai berdebu dan tak tersentuh mari kita bertemu ohh, kawan.. tak sanggup hati memetik bunga kini eiger mulai sepi salju tercecer seperti rindu

Nasehat Kebangkitan

"Sesungguhnya kami adalah kaum yang rendah. Namun Allah meninggikan kami dengan Islam. Siapa diantara kami menuntut ketinggian tanpa dasar yang telah ditinggikan oleh Allah, niscaya Allah akan merendahkan kita" ~Umar Al-Faruq~
Beberapa pertemuan yang pernah saya hadiri memang menginspirasi. Tapi tak sedikit yang membuat kecemasan. Diantaranya adalah perihal kajian yang isinya hanya tentang kerusakan yang kita alami sekarang. Seakan pikiran kita dipenuhi dengan rasa pesimis. Tidak ada lagi kesempatan kita untuk bangkit. Jika yang dibicarakan benar adanya, lantas kita terus menyalahkan kondisi, maka kita akan terkurung dalam kemunduran dalam hal apapun.

Setidaknya kita harus mulai melihat dunia yang terang dengan lampu pada abad 10 M sedang Eropa harus tidur dalam sebuah gubuk tanpa jendela dengan pintu yang tidak rapat. Sama sekali jauh dari rasa aman. Kita harus menggambarkan kemegahan bangunan-bangunan di Granada saat Eropa hidup dipinggiran rawa yang busuk dan tak terawat.…

Lunturnya Identitas Berpikir (3)

"Ibarat keadaan ~identitas yang luntur~ itu mulai mencari pegangan, maka tetaplah menyebar kebaikan hingga kita berikan pegangan terbaik yang erat dan bernilai"  @azharrijal
Sebuah ideologi memiliki peran besar dalam kehidupan sebuah bangsa atau komunitas. Tidak diragukan lagi, sebuah negara yang akan mulai melangkah denga peradabannya akan memilih ideologi yang akan menemaninya kedepan. Begitu kehidupan individu setiap kita memiliki hak untuk menjatuhkan pilihan ideologinya. Hal yang diyakini akan mengantarkan kepada kehabagiaan yang abadi dan kesejahteraan yang diharapkan.

Termasuk Indonesia sebagai bangsa yang lama terjajah (hingga 3 abad lebih). Hingga 71 tahun merdeka masyarakat seperti linglung kemana arah hidup mereka. Disamping negara yang justru menjadi kacung asing, identitas masyarakat kini mulai dipertanyakan. Seakan identitas sebuah ideologi bisa dibeli dengan seperangkat SEMBAKO. Keyakinan menjadi sangat murah untuk dibangga-banggakan. Mungkin mereka berpikir &…

Ilmu Dan Adab Dalam Naungan Pesantren

يا ايها الذين امنوا قوا انفسكم واهليكم النار ... (Attahrim : 6) Ayat di atas akan menjadi perbincangan besar bagi orang tua yang sadar akan kehidupan di akhirat kelak. Lalu muncul pertanyaan bagaimana kita mengamalkan ayat ini ? Bagaimana menyelamatkan keluarga dan anak dari api neraka ? Bagaimana menjaganya ? Mungkin kita berpengalaman menjaga motor atau mobil, tapi bagaima mengurus diri kita, keluarga dan manusia umumnya ? Merujuk kepada beberapa ceramah Dr. Adian Husaini, kunci dari menyelematkan manusia di dunia maupun akhirat adalah adab lalu ilmu. Selaras dengan perkataan Imam Malik “belajarlah adab sebelum ilmu”. Ibnu Mubarak juga menyampaikan agar lebih dulu memperdalam adab dan ilmu. Bahkan beliau 30 tahun memperdalam adab lalu 20 tahun mencari ilmu. Tidak ada maksud menafikan ilmu, tapi perhitungan ini sudah sangat matang dan berdasarkan empiris. Ilmu harus dibarengi dengan kematangan adab, sebagaimana penelitian sains serta hipotesanya tidak boleh menyalahi hakikat Alquran…