Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2019

Minat Baca Indonesia Rendah atau Bertranformasi?

Minat baca memang menjadi sorotan sejak lama. Usaha untuk meningkatkannya sudah banyak dilakukan oleh banyak pihak dan berbagai program. Hal ini karena tingginya minat baca merupakan indikasi menuju bangsa yang ideal. Menjadi Indonesia yang beradab dan maju tentu harapan kita semuanya. Membaca akan meningkatkan idealism setiap orang dan memiliki usaha untuk mewujudkannya. Sebab itu membaca merupakan ciri bangsa maju dan beradab.
Sayangnya beberapa tahun ke belakang berbagai survey dan penelitian menempatkan minat baca Indonesia pada posisi yang cukup memprihatinkan, termasuk kemampuan membacanya. Urutan minat baca Indonesia hampi terendah, ke 60 dari 61 negara, UNESCO menyebut Indonesia urutan ke 38 dari 39 negara yang diteliti. Termasuk kemampuan membaca kita, hanya pada angka 30% dalam kemampuan memahami dan menguasai bahan bacaan. Belum saya temukan penelitian terbaru, semoga saja ada peningkatan dalam minat dan kemampuan baca.
Kita bisa melihat sekitar masyarakat terkait perkembanga…

Harusnya

===== Harusnya mata terbuka menyambut cahaya Harusnya tundukan dingin yang tidak seberapa Harusnya kaki menancap untuk melangkah Harusnya suasana memberi semangat Harusnya doa terpanjat pada yang Kuasa Harusnya ...
Tasikmalaya, 18-06-2019

SEJENAK

=====
Sejenak ini, bukan menghibur diri
Bukan lari dari masalah, bukan
Sejenak ini untuk bersua dengan ciptaan-Nya
Saat jarang berdzikir pada-Nya
Sejanak berteman dengan debu
Saat orang menghempaskan
Sejenak berteman dengan keringat
Saat orang menjijikan
Sejenak menegangkan otot
Saat orang melenturkan
Sejenak berteman dengan suhu drastis
Saat orang menghindarkan
Sejenak berteman dengan angin
Saat orang menutupkan
Sejenak berteman dengan kesengsaraan
Saat orang mengaku kaya
Sejenak berteman dengan kesederhanaan
Saat orang mengada-ada
Sejenak berteman dengan lelah
Saat orang ingin leha-leha
Sejenak berteman dengan orang lain
Saat orang mengacuhkan sesama Ciremai, 23 Juni 2019

Selamat Merdeka Mursi!

Segelintir orang menjerumuskanmu ke dalam penjara, mengira jeruji dapat menghentikan ide dan semangat. Padahal keyakinan seseorang tidak pernah ada yang bisa membendung. 2012 rakyat Mesir memilih atas kesadaran dan dalam ruang lingkup demokrasi. Tapi kau dijatuhkan atas nama kehormatan dan aturan yang seluruh dunia tahu itu lelucon dunia.
Benar apa katamu, saat dirimu dihalangi untuk menerima alquran dalam penjara, padahal kaulah presiden yang hafal alquran. Halangan itu justru menunjukan ketakutan mereka akan kekuatanmu dan kekuasaan Allah swt. Entah sejak kapan kitab suci agama-agama dilarang masuk ke penjara.
Presiden pertama Mesir yang terpilih secara demokratis justru digulingkan dengan tuduhan spionase. Sejak saat itu kondisi Mesir seakan tidak berdemokrasi, negara kembali dikuasai militer. Kau dihukum mati, tapi tetap idola semuanya. Perjuangan tetaplah perjuangan sekalipun kau digantung. Ada kesamaan dengan banyak orang yang ada pada dirimu yaitu perjuangan.
Kau tidak mendapa…